• Gotong Royong Pembangunan Jalan

    Gotong Royong bertujuan untuk memperkuat hubungan sosial antaranggota masyarakat. Melalui kerjasama dan bantuan bersama, solidaritas di antara warga dapat ditingkatkan, menciptakan atmosfer kebersamaan yang kuat.

  • Sosialisasi Penanganan Stunting

    Tujuan Sosialisasi Penanganan Stunting Meningkatan Kesadaran Masyarakat akan pentingnya pemahaman mengenai stunting dan dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak serta Memberikan informasi mengenai faktor-faktor risiko stunting dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat.

  • Dukung Program Ketahanan Pangan

    Program Ketahanan Pangan adalah upaya pemerintah dalam mengamankan kebutuhan pangan suatu negara. Kesimpulannya, program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, diversifikasi sumber pangan, dan memastikan ketersediaan pangan secara berkelanjutan guna menghadapi tantangan eksternal dan internal yang dapat mengancam ketahanan pangan suatu negara.

  • Gotong Royong Pembersihan Lingkungan

    Gotong Royong pembersihan lingkungan tidak hanya memberikan manfaat fisik dalam menjaga kebersihan, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas lingkungan untuk generasi yang akan datang. Praktik ini mencerminkan semangat gotong royong, di mana kepedulian bersama menjadi landasan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

  • Dapur Masuk Sekolah

    Program Dapur Masuk Sekolah merupakan upaya mendukung pemerintah menurunkan angka stunting bagi anak-anak, melalui pemberian makanan dan bantuan nutrisi kepada anak-anak sekolah dasar.

  • Kegiatan Patroli

    Kegiatan patroli adalah upaya sistematis untuk mengawasi dan memantau suatu area dengan tujuan menjaga keamanan, mencegah pelanggaran hukum, dan menegakkan aturan. Patroli berperan penting dalam menciptakan rasa aman, mendeteksi potensi risiko, dan menjaga ketertiban dalam suatu wilayah atau lingkungan.

  • Mendukung Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM)

    Mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan langkah penting dalam memajukan ekonomi. Dengan memberikan perhatian dan dukungan yang tepat, UMKM dapat menjadi pilar utama dalam menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

  • Bantuan Sosial

    Bantuan sosial merupakan pemberian bantuan yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif dalam bentuk uang/barang kepada masyarakat yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  • Bhakti Sosial Donor Darah

    Donor darah tidak hanya memenuhi kebutuhan transfusi darah, tetapi juga menciptakan rasa kepedulian dan solidaritas di antara anggota masyarakat. Dengan berpartisipasi dalam Bhakti Sosial Donor Darah, individu tidak hanya memberikan harapan bagi penerima darah, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan membangun kesadaran akan pentingnya peran kita dalam membantu sesama.

  • Bela Negara Sosialisasi Kepada Generasi Muda

    Bela Negara merupakan suatu konsep sosial dan budaya yang diterapkan untuk membangun kesadaran, semangat, dan tanggung jawab warga negara terhadap keamanan dan kedaulatan negara. Sosialisasi Bela Negara kepada generasi muda bertujuan untuk membentuk karakter dan sikap patriotisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab, sehingga mereka siap berkontribusi dalam menjaga keutuhan dan keamanan negara.

  • Pendampingan Penyaluran Bantuan

    Pendampingan penyaluran bantuan merupakan suatu proses yang melibatkan pendamping atau fasilitator untuk membantu efisiensi dan efektivitas distribusi bantuan kepada penerima manfaat. Pendampingan ini dapat mencakup berbagai aspek, mulai dari identifikasi penerima hingga pemantauan pelaksanaan program. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan, dan dapat memberikan dampak positif dalam memperbaiki kondisi penerima manfaat.

  • Musyawarah Desa

    Musyawarah Desa menjadi wadah penting dalam mengelola sumber daya lokal, membangun komunitas yang inklusif, dan memperkuat pemerintahan desa berbasis demokrasi. Tujuan utamanya adalah mencapai kesepakatan bersama melalui musyawarah, mempromosikan partisipasi aktif warga dalam pengambilan keputusan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara kolektif.

  • Sosialisasi Ketahanan Dan Keamanan

    Sosialisasi Ketahanan Dan Keamanan merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memiliki kesiapan dan keamanan dalam menghadapi berbagai ancaman. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami risiko yang mungkin dihadapi, mengambil langkah-langkah preventif, dan bekerja sama dalam upaya menjaga ketahanan dan keamanan secara bersama-sama.

  • Sinergritas Antara TNI - Polri

    Sinergi ini menciptakan kekuatan gabungan yang lebih efektif dalam melindungi masyarakat dan menjaga kedaulatan negara. Keselarasan tugas dan koordinasi yang baik antara TNI dan Polri menjadi landasan penting untuk mencapai tujuan bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional.

  • Musyawarah Dalam Penyelesaian Konflik

    Melalui musyawarah, diharapkan konflik dapat diselesaikan secara damai, mengedepankan toleransi, saling pengertian, dan meminimalkan konfrontasi. Kesimpulannya, musyawarah dalam penyelesaian konflik merupakan pendekatan partisipatif yang mempromosikan dialog dan kerjasama untuk mencapai solusi yang dapat diterima oleh semua pihak.

  • Penanganan Karhutla

    Penanganan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) merupakan upaya yang sangat penting untuk melindungi ekosistem hutan dan mencegah dampak buruknya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Upaya pencegahan, deteksi dini, dan respons cepat terhadap kebakaran hutan menjadi kunci dalam mengurangi risiko kebakaran yang merusak

  • Konflik Sosial

    Konflik sosial adalah pertentangan antar anggota masyarakat yang bersifat menyeluruh dalam kehidupan. Secara sosiologi, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih.

  • Pelestarian Alam

    Pelestarian alam adalah upaya untuk menjaga dan melindungi lingkungan alam dan semua makhluk hidup yang ada di dalamnya. Tujuan utama dari pelestarian alam adalah untuk menjaga keanekaragaman hayati, ekosistem, serta sumber daya alam agar dapat dinikmati oleh generasi saat ini dan masa depan.

  • Sosialisasi Kesehatan Dan Penanganan Stunting

    Sosialisasi kesehatan dan penanganan stunting merupakan upaya yang penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak. Sosialisasi kesehatan melibatkan pendekatan penyuluhan dan informasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang praktik kesehatan yang baik.

  • Sosialisasi Butir - Butir Pancasila

    Sosialisasi Butir - Butir Pancasila bertujuan Kegiatan ini mengajak generasi muda untuk aktualisasikan nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terbentuknya bangsa yang kuat, kukuh bersatu, berdaya saing tinggi dan sejahtera.

banner


Babinsa Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Pupuk di Kecamatan Lungkang Kule


kabarharian02kaurutara.com || Lungkang Kule - Kaur. Babinsa Koramil 408-02/KU, Kecamatan Lungkang Kule, Kabupaten Kaur, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan stok pupuk di beberapa kios pupuk di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi para petani di musim tanam yang akan datang dan sebagai langkah nyata mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengawasan distribusi pupuk yang tepat sasaran. Sabtu, 09 November 2024.

Monitoring distribusi pupuk ini merupakan bentuk komitmen dari TNI dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam kegiatan ini, Babinsa berperan aktif memastikan agar distribusi pupuk berjalan sesuai prosedur dan ketersediaannya mencukupi untuk kebutuhan para petani. Selain itu, pengawasan ini diharapkan mampu mengurangi penyelewengan atau penyimpangan distribusi pupuk yang dapat menghambat produktivitas pertanian di wilayah Lungkang Kule dan sekitarnya.


Sertu Agus Cahyadi, salah satu anggota Babinsa yang bertugas dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa tujuan utama dari monitoring dan pengecekan stok pupuk ini adalah untuk memastikan bahwa ketersediaan pupuk di kios-kios sudah mencukupi dan tidak terjadi kelangkaan yang dapat menghambat kebutuhan petani. Ia menekankan bahwa pupuk merupakan salah satu komponen penting dalam peningkatan hasil pertanian, sehingga ketersediaannya perlu selalu terjaga.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai langkah antisipatif agar pupuk selalu tersedia dan tidak mengalami kelangkaan, terutama saat musim tanam. Kami ingin memastikan bahwa petani tidak kesulitan memperoleh pupuk yang dibutuhkan untuk keberhasilan hasil tanam mereka,” ujar Sertu Agus Cahyadi saat diwawancarai.

Agus Cahyadi juga menekankan kepada para pemilik kios pupuk untuk memastikan bahwa pupuk yang tersedia hanya didistribusikan kepada para petani yang memang membutuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa pentingnya penyaluran pupuk yang tepat sasaran akan sangat mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian di wilayah tersebut.

Sementara itu, Serda Aprizal, yang juga terlibat dalam kegiatan ini, menambahkan bahwa monitoring dan pengecekan stok pupuk ini juga dilakukan untuk menghindari adanya spekulasi atau penyalahgunaan distribusi pupuk oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia berharap dengan adanya pengawasan seperti ini, stok pupuk yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani yang berhak.

“Kami ingin memastikan bahwa stok pupuk di kecamatan ini digunakan sebaik mungkin. Tidak hanya untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi para petani, tetapi juga untuk meminimalisasi potensi terjadinya penyelewengan yang bisa merugikan petani kita,” tambah Serda Aprizal.



Dalam kesempatan yang sama, Gusmawarlan, pemilik Kios Pupuk UD Dua Putri Tani di Kecamatan Lungkang Kule, menyambut baik kegiatan monitoring yang dilakukan oleh pihak Koramil. Ia menilai langkah ini sebagai upaya yang positif untuk mendukung para petani di wilayah tersebut, khususnya dalam memastikan stok pupuk tersedia saat dibutuhkan.

Gusmawarlan juga mengungkapkan bahwa kegiatan monitoring ini memberikan rasa aman bagi pemilik kios dalam menjalankan usahanya. Dengan adanya pengawasan dari Babinsa, ia merasa lebih yakin bahwa stok pupuk yang disalurkan akan sampai ke tangan petani yang benar-benar membutuhkan sesuai dengan aturan yang ada.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini karena membuat kami, para pemilik kios, lebih yakin bahwa distribusi pupuk dapat berjalan dengan baik. Dengan begitu, kami bisa memberikan pelayanan terbaik bagi petani di wilayah ini,” ujar Gusmawarlan.

Kegiatan monitoring stok pupuk ini juga merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional. Dengan adanya pengawasan langsung dari pihak TNI, diharapkan tidak hanya ketersediaan pupuk yang terjamin, tetapi juga kualitas dan kuantitas hasil pertanian di Kabupaten Kaur dapat meningkat dan berkontribusi positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Babinsa Koramil 408-02/KU berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara rutin, khususnya di wilayah Kecamatan Lungkang Kule, guna memastikan distribusi pupuk dapat berjalan lancar dan efektif.(ac).
Share:

Warga Desa Padang Leban yang Hilang Ditemukan Selamat, Kembali ke Rumah


kabarharian02kaurutara.com || Tanjung Kemuning - Kaur. Jum'at, 08/11/2024 - Setelah beberapa hari dinyatakan hilang, warga Desa Padang Leban, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan telah kembali ke rumah. Warga yang diketahui bernama Liharman Jaya (53) meninggalkan rumah sejak Senin, 04 November 2024, dengan mengendarai sepeda motor untuk pergi ke kebun. Setelah beberapa hari tanpa kabar, keluarga melaporkan kepergiannya, yang kemudian memicu pencarian intensif oleh pihak keluarga, masyarakat, dan pemerintah desa.

Menurut keterangan dari pihak keluarga, Liharman Jaya memiliki riwayat gangguan jiwa, yang diduga menjadi salah satu penyebab perginya beliau tanpa pamit jelas. Sang istri menyampaikan bahwa ini bukan kali pertama suaminya berperilaku seperti itu, namun biasanya tidak sampai berhari-hari tidak pulang. Hal ini menambah kekhawatiran pihak keluarga yang segera meminta bantuan masyarakat setempat untuk melakukan pencarian di sekitar kebun dan area sekitarnya.


Kepala Desa Padang Leban, Jaya Wardhana, menyampaikan bahwa pihak desa segera berkoordinasi dengan aparat terkait begitu laporan kehilangan diterima. "Begitu kami menerima laporan dari keluarga, kami langsung mengambil langkah-langkah pencarian dengan mengerahkan beberapa anggota perangkat desa dan meminta bantuan dari masyarakat. Kami juga menghubungi Babinsa dan kepolisian untuk memperluas pencarian di area kebun dan hutan sekitar desa," ujarnya.

Jaya Wardhana menambahkan bahwa pencarian dilakukan secara bergotong royong, melibatkan puluhan warga yang dengan sigap turut membantu. "Pencarian ini melibatkan semua lapisan masyarakat dan aparat. Ini adalah bentuk solidaritas kita dalam menjaga warga kita agar tetap aman," tambahnya. Ia juga mengatakan bahwa wilayah kebun yang dituju Liharman Jaya cukup luas, sehingga butuh waktu beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan di area terpencil dekat perkebunan warga.

Selain itu, Jaya Wardhana juga berpesan kepada seluruh warga Desa Padang Leban agar lebih memperhatikan keluarga atau kerabat yang memiliki kondisi kesehatan mental serupa. "Kami meminta kepada seluruh warga agar lebih peduli dan waspada terhadap anggota keluarga yang mengalami gangguan kesehatan mental. Hal ini demi keselamatan mereka dan menghindari kejadian serupa di masa mendatang," kata Jaya.


Babinsa, Serka Dody Sinaga, yang turut memimpin tim pencarian menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak. "Saya sangat menghargai kebersamaan dan kepedulian masyarakat dalam pencarian ini. Tanpa kerjasama yang baik, mungkin pencarian ini tidak akan berhasil dengan cepat," ujarnya. Serka Dody juga menyampaikan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap kondisi sekitar sebagai langkah preventif dalam menghadapi kejadian serupa.

Serka Dody menekankan bahwa masyarakat yang menemukan tanda-tanda atau melihat warga yang mengalami disorientasi sebaiknya segera melapor kepada pihak berwenang. "Kami siap membantu dan selalu siaga dalam situasi apapun. Apabila ada warga yang melihat seseorang bertindak tidak wajar atau membutuhkan bantuan, segera laporkan agar tindakan cepat bisa diambil," ungkapnya.

Pihak keluarga Liharman Jaya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian ini. "Kami sangat berterima kasih kepada Pemdes, TNI, Polri, dan masyarakat yang membantu kami dalam mencari Liharman Jaya. Kami merasa sangat terbantu dan terharu atas kebaikan semua pihak. Kami hanya bisa mendoakan semoga kebaikan yang diberikan dibalas oleh Tuhan," ujar perwakilan keluarga Liharman Jaya dengan penuh rasa syukur.(ds).
Share:

Monitoring Distribusi Pupuk, Babinsa Pastikan Pupuk Tepat Sasaran di Desa Penantian


kabarharian02kaurutara.com || Kelam Tengah - Kaur. Dalam upaya memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan lancar dan tepat sasaran, Babinsa Desa Penantian, Serda Donni Erawan, melaksanakan monitoring langsung di lapangan. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 8 November 2024 ini dilakukan guna mendukung para petani setempat dalam mendapatkan pasokan pupuk dengan harga yang terjangkau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera tiba.

Serda Donni Erawan menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengawasi distribusi pupuk subsidi kepada para petani di Desa Penantian, Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur. "Kami ingin memastikan bahwa pupuk subsidi yang diberikan pemerintah sampai kepada petani yang benar-benar membutuhkannya," ungkap Serda Donni. Menurutnya, transparansi dalam penyaluran pupuk sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.


Dalam keterangannya, Serda Donni Erawan menambahkan bahwa kegiatan monitoring ini juga dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi yang rawan penyelewengan. "Pupuk ini sangat penting bagi para petani untuk menunjang hasil panen mereka. Maka dari itu, kami dari TNI akan terus memantau agar pupuk ini tidak salah sasaran dan jatuh ke tangan pihak-pihak yang tidak berhak," tambahnya. Ia berharap seluruh pihak dapat berkoordinasi dengan baik untuk mendukung kelancaran distribusi ini.

Selain itu, Serda Donni Erawan menekankan pentingnya sinergi antara pihak aparat desa, distributor, serta kios pupuk dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas distribusi pupuk subsidi. "Kami ingin memastikan bahwa pihak-pihak terkait dapat bekerja sama dalam menjaga ketertiban dan kelancaran penyaluran pupuk. Jika ada penyelewengan atau ketidaksesuaian, kami tidak akan segan untuk menindak sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya. Serda Donni berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam mengawasi proses distribusi ini.

Di sisi lain, Herni, salah satu pemilik kios pupuk di Desa Penantian, menyambut baik kegiatan monitoring yang dilakukan oleh pihak Babinsa. Menurut Herni, pengawasan seperti ini sangat membantu kios-kios pupuk untuk menjaga ketersediaan dan ketepatan distribusi kepada petani yang membutuhkan. "Dengan adanya pengawasan dari Babinsa, kami merasa lebih aman dan percaya diri dalam menyalurkan pupuk kepada para petani," kata Herni.



Herni juga menambahkan bahwa pelaksanaan monitoring ini memberikan jaminan kepada para petani bahwa pupuk subsidi tidak akan dijual secara ilegal atau disalurkan kepada pihak-pihak yang tidak berhak. "Kami sebagai kios resmi selalu berusaha untuk menyalurkan pupuk sesuai aturan yang ada. Pengawasan dari pihak Babinsa sangat membantu kami untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam penyaluran pupuk," imbuh Herni.

Para petani di Desa Penantian berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan untuk menjamin ketersediaan pupuk pada musim tanam mendatang. Dalam kesempatan ini, beberapa petani juga menyampaikan aspirasi dan harapan mereka terkait distribusi pupuk yang lebih mudah dan terjangkau. Mereka merasa yakin dengan adanya dukungan dari Babinsa, persoalan distribusi pupuk di daerah mereka dapat lebih tertangani dengan baik.

Kegiatan monitoring distribusi pupuk di Desa Penantian ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan pengawasan distribusi pupuk. Diharapkan, upaya ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.(de).
Share:

Menuju Kabupaten Kaur Bebas ODF, Desa Rigangan III Lakukan Vemicuan dan Verifikasi STBM


kabarharian02kaurutara.com || Kelam Tengah - Kaur. Puskesmas Kelam Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur menggelar acara Vemicuan dan Verifikasi untuk mempersiapkan Desa Rigangan III menjadi Desa STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) pada tahun 2024. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (07/11) ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Kecamatan Kelam Tengah, Salianuddin, SH., Kepala Puskesmas Kelam Tengah dr. Nurjannatun, dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur.

Camat Kecamatan Kelam Tengah, Salianuddin, SH., dalam sambutannya mengapresiasi langkah Puskesmas Kelam Tengah yang menginisiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan Vemicuan dan Verifikasi ini sangat penting dalam memantau status sanitasi di desa-desa agar dapat memenuhi standar sebagai Desa STBM. "Kami mendukung penuh upaya menuju Desa STBM ini. Pemerintah Kecamatan akan selalu siap bersinergi dan mendampingi setiap langkah masyarakat dalam mewujudkan Desa STBM di Kabupaten Kaur," ujar Salianuddin.


Lebih lanjut, Salianuddin menegaskan komitmen Kecamatan Kelam Tengah dalam mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “Komitmen kami di Kecamatan Kelam Tengah adalah menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari perilaku buang air besar sembarangan (ODF). Ini bukan hanya tentang memenuhi syarat STBM, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” tambahnya.

Kepala Puskesmas Kelam Tengah, dr. Nurjannatun, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa program STBM ini bertujuan untuk memastikan bahwa seratus persen (100%) masyarakat Desa Rigangan III bebas dari perilaku buang air besar sembarangan. "Ini adalah komitmen kami, untuk memastikan Desa Rigangan III dapat menjadi contoh desa yang benar-benar memenuhi syarat sebagai Desa STBM. Status ODF adalah langkah awal untuk menjaga sanitasi desa yang berkelanjutan," jelas dr. Nurjannatun.

Dalam pelaksanaan Vemicuan dan Verifikasi ini, dr. Nurjannatun menekankan pentingnya mempertahankan status ODF yang sudah diraih oleh desa-desa sebelumnya. “Tidak hanya mencapai status stop BAB sembarangan, tapi kita juga harus menjaga dan mempertahankan kebiasaan ini. Kesadaran masyarakat harus terus dijaga agar desa tetap bersih, sehat, dan sesuai dengan standar sanitasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Mike Astrea, SST., mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Menurutnya, PHBS merupakan elemen penting untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal di setiap lapisan masyarakat. "PHBS adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan lingkungan dan masyarakat. Kami berharap masyarakat Desa Rigangan III bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain," kata Mike Astrea.

Mike juga menambahkan, visi besar Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur adalah mewujudkan Kaur sebagai kabupaten yang sehat dan sejahtera, bebas dari perilaku buang air besar sembarangan. "Kita ingin melihat Kabupaten Kaur menjadi daerah yang terbebas dari masalah sanitasi. Dengan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, saya optimis kita bisa mencapainya,” ujarnya penuh semangat.


Dukungan terhadap program STBM ini juga datang dari TNI, melalui kehadiran Serda Donni Erawan yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Serda Donni menegaskan bahwa pihaknya siap membantu dalam mewujudkan Kabupaten Kaur yang sehat dan sejahtera. "Kami siap turun tangan mendampingi masyarakat. TNI akan selalu mendukung program-program kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat," kata Serda Donni.

Selain itu, kegiatan Vemicuan dan Verifikasi ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan lainnya, mulai dari tokoh masyarakat, kader kesehatan, hingga aparat desa setempat. Kerja sama lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat upaya kolektif dalam mewujudkan Desa STBM di Kabupaten Kaur.

Antusiasme warga Desa Rigangan III terlihat sangat tinggi. Mereka mengikuti sosialisasi dan pemeriksaan dengan penuh perhatian, menunjukkan kesiapan mereka untuk menerapkan standar sanitasi yang telah ditetapkan. Kehadiran tokoh-tokoh penting dalam kegiatan ini juga menambah semangat mereka dalam menyukseskan program Desa STBM.

Dengan adanya program ini, Desa Rigangan III diharapkan dapat menjadi percontohan dalam penerapan sanitasi berbasis masyarakat. Jika berhasil, Desa Rigangan III akan menjadi desa pertama di Kecamatan Kelam Tengah yang berstatus Desa STBM, memberikan inspirasi bagi desa-desa lainnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan harapan besar agar seluruh masyarakat berkomitmen menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungannya demi tercapainya Kabupaten Kaur yang bersih, sehat, dan bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.(de).
Share:

Upaya Babinsa Koramil 408-02/KU dalam Mengawal Pendistribusian Pupuk Subsidi di Kecamatan Tanjung Kemuning


kabarharian02kaurutara.com || Tanjung Kemuning - Kaur. Babinsa Koramil 408-02/KU melaksanakan kegiatan monitoring pendistribusian pupuk subsidi di Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, pada Kamis, 07/11/2024. Kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan pupuk subsidi yang disediakan pemerintah dapat tersalurkan secara tepat dan efektif kepada para petani yang membutuhkan. Dalam pelaksanaan tugas ini, Sertu Timbul Winarno, anggota Babinsa yang bertugas, turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan serta berinteraksi dengan para petani dan distributor pupuk.

Sertu Timbul Winarno menyampaikan pentingnya pendistribusian pupuk subsidi terhadap para petani dalam rangka menunjang produktivitas hasil pertanian di wilayah Kecamatan Tanjung Kemuning. Menurutnya, ketersediaan pupuk yang terjangkau dan berkualitas sangat penting untuk mendukung hasil panen yang optimal dan menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal. "Pupuk subsidi ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meringankan beban petani, sehingga para petani dapat meningkatkan produktivitas mereka tanpa terbebani oleh harga pupuk yang tinggi," ujarnya.


Selain itu, Sertu Timbul Winarno juga menambahkan bahwa upaya monitoring ini penting untuk mencegah adanya praktik penyelewengan atau distribusi yang tidak tepat sasaran. "Kami sebagai Babinsa memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa distribusi pupuk ini benar-benar sampai ke tangan petani yang membutuhkan. Dengan adanya pengawasan yang ketat, diharapkan pupuk subsidi ini bisa digunakan secara tepat oleh para petani," tegasnya.

Sertu Timbul Winarno pun menekankan bahwa dukungan penuh dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk kesuksesan program ini. Ia mengajak masyarakat, khususnya para petani, untuk ikut mengawasi proses pendistribusian pupuk subsidi agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan. "Jika ada hal yang mencurigakan atau kendala dalam distribusi, kami berharap masyarakat bisa segera melaporkan kepada pihak terkait, sehingga masalah bisa segera ditindaklanjuti," imbuhnya.

Sementara itu, Very, pemilik salah satu kios pupuk yang ditunjuk sebagai distributor, mengungkapkan komitmennya untuk mendukung program ini dengan menyalurkan pupuk subsidi sesuai ketentuan yang berlaku. "Kami siap bekerja sama dengan Babinsa dan pihak terkait lainnya untuk memastikan bahwa pupuk ini sampai ke petani sesuai dengan data yang sudah ditetapkan," jelasnya. Ia juga mengapresiasi upaya Babinsa yang selalu aktif melakukan monitoring dan pemantauan di lapangan.



Very menambahkan bahwa transparansi dan keterbukaan dalam pendistribusian sangat penting untuk mencegah terjadinya kendala atau potensi penyalahgunaan. "Dengan adanya pengawasan dari Babinsa dan pihak-pihak terkait lainnya, kami merasa terbantu dalam menjalankan tugas ini. Kami berupaya untuk melayani para petani dengan baik dan memastikan mereka mendapatkan hak mereka sesuai dengan aturan," ujarnya.

Kegiatan monitoring ini mendapatkan sambutan positif dari para petani yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa. Mereka berharap agar program pupuk subsidi ini terus berjalan dengan baik, sehingga mereka bisa tetap mempertahankan kualitas hasil pertanian di wilayah Tanjung Kemuning.

Diharapkan dengan adanya monitoring secara rutin oleh Babinsa Koramil 408-02/KU, distribusi pupuk subsidi di Kabupaten Kaur, khususnya di Kecamatan Tanjung Kemuning, dapat berjalan lebih lancar, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi kesejahteraan para petani.(tw).
Share:

Musdes Tanjung Ganti II Susun Perencanaan Pembangunan Desa yang Transparan dan Akuntabel


kabarharian02kaurutara.com || Kelam Tengah - Kaur. Kamis (07/11/2024) – Pemerintah Desa Tanjung Ganti II, Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka perencanaan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk Tahun Anggaran 2025. Musyawarah yang berlangsung di Balai Desa Tanjung Ganti II ini dihadiri oleh Kepala Desa, Isdi Sarianto, Camat Kelam Tengah, Salianuddin, SH., perwakilan Babinsa Serda Donni Erawan, Ketua BPD, serta tokoh masyarakat dan perwakilan warga desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tanjung Ganti II, Isdi Sarianto, menyampaikan pentingnya perencanaan yang matang untuk memastikan pembangunan desa dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. "Musyawarah Desa ini adalah langkah awal kita bersama dalam menyusun program-program prioritas desa yang akan dilaksanakan pada tahun 2025. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memenuhi kebutuhan dasar di Desa Tanjung Ganti II," ujar Isdi.


Isdi menambahkan, perencanaan yang disusun harus memperhatikan aspirasi dan kebutuhan warga desa. Ia mengajak seluruh peserta musyawarah untuk memberikan masukan yang konstruktif sehingga hasil dari RKPDes benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat. "Kami berharap partisipasi aktif dari seluruh peserta Musdes. Jangan ragu untuk menyampaikan ide dan saran agar hasilnya dapat mewakili kepentingan bersama," tambahnya.

Lebih lanjut, Isdi Sarianto menegaskan komitmen pemerintah desa dalam transparansi dan akuntabilitas anggaran yang akan digunakan. "Kami berkomitmen untuk melaksanakan setiap kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Anggaran yang telah ditetapkan akan digunakan sesuai dengan rencana dan mekanisme yang telah disepakati bersama. Hal ini penting agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa semakin meningkat," tegasnya.

Sementara itu, Camat Kelam Tengah, Salianuddin, SH., turut hadir dan memberikan arahan terkait pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan masyarakat. "Perencanaan yang baik adalah yang melibatkan seluruh elemen desa. Setiap keputusan yang diambil dalam musyawarah ini harus mempertimbangkan kepentingan masyarakat secara keseluruhan," ujarnya.

Salianuddin juga berpesan kepada seluruh peserta Musdes untuk mengedepankan kepentingan bersama dan menghindari kepentingan pribadi. Ia berharap semua pihak dapat bekerja sama dalam menjalankan program-program yang nantinya akan ditetapkan. "Kita harus bersatu dan kompak. Jangan sampai ada perpecahan yang hanya akan merugikan desa kita sendiri," pesan Salianuddin.

Dalam kesempatan yang sama, Serda Donni Erawan, Babinsa yang turut hadir, memberikan pesan kepada masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban selama proses musyawarah berlangsung. Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan dari masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa. "Kami harap masyarakat bisa ikut serta mengawasi jalannya program desa agar tidak ada penyimpangan. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita bersama," tegas Serda Donni.



Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung Ganti II, turut menyampaikan hasil musyawarah desa yang berhasil merumuskan beberapa program prioritas. Di antaranya adalah peningkatan badan jalan dalam lingkungan desa, pengadaan penampung air bersih, pengadaan alat PKK, pengadaan kursi desa, pembangunan gudang desa, pembuatan siring pasang di desa, pengadaan alat olahraga, dan pembuatan jembatan sentral untuk akses perkebunan.

Menurut Ketua BPD, program-program tersebut dipilih berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan mendesak masyarakat desa. "Hasil musyawarah ini telah disepakati bersama sebagai upaya untuk memajukan desa kita. Kami berharap seluruh program ini dapat terlaksana dengan baik pada tahun mendatang," katanya.

Musdes ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta. Masyarakat yang hadir berharap agar program yang telah direncanakan dapat terealisasi sesuai dengan kebutuhan mereka. RKPDes 2025 ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi permasalahan yang ada di Desa Tanjung Ganti II, serta membawa manfaat yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Dengan terlaksananya Musdes ini, pemerintah Desa Tanjung Ganti II dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk bersama-sama menjaga kelancaran program pembangunan yang telah direncanakan, demi tercapainya tujuan pembangunan yang berkelanjutan.(de).
Share:

Musdes Pulau Panggung, Rencana Pembangunan Desa 2025 Dibahas Secara Partisipatif


kabarharian02kaurutara.com || Padang Guci Hilir - Kaur. Rabu, 06/11/2024. Pemerintah Desa Pulau Panggung mengadakan Musyawarah Desa (Musdes) untuk perencanaan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di balai desa setempat dengan dihadiri oleh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta perwakilan warga. Acara ini bertujuan untuk menyusun rencana pembangunan dan program prioritas yang akan dilaksanakan tahun depan.

Dalam sambutannya, Suwito, Kepala Desa Pulau Panggung, menegaskan pentingnya musyawarah ini sebagai bagian dari upaya menciptakan perencanaan yang partisipatif dan transparan. “Musyawarah ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat agar pembangunan di desa dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan bersama. Kami ingin memastikan bahwa semua program yang direncanakan benar-benar bermanfaat bagi seluruh warga,” ujarnya.


Suwito menambahkan bahwa partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan demi tercapainya kesepakatan yang tepat dan menyeluruh. “Kita tidak hanya ingin sekadar menyusun rencana, tetapi juga memastikan rencana tersebut relevan dan mampu meningkatkan kesejahteraan desa. Oleh karena itu, peran serta dan masukan dari semua pihak sangat kami hargai,” tambahnya.

Dopi Budiawan, Tenaga Ahli Kabupaten Kaur, turut hadir dalam musyawarah ini dan memberikan penjelasan mengenai dasar pelaksanaan Musdes. Menurutnya, musyawarah ini merupakan amanat dari Undang-Undang Desa yang bertujuan untuk memperkuat perencanaan pembangunan desa melalui mekanisme partisipatif. “Dasar hukum pelaksanaan musyawarah ini adalah regulasi yang mengatur tentang pemerintahan desa, yang mengharuskan setiap desa menyusun RKPDes sebagai acuan pembangunan tahunan,” jelas Dopi.

Lebih lanjut, Dopi mengajak masyarakat Desa Pulau Panggung untuk aktif memberikan masukan dan pandangan selama musyawarah berlangsung. “Tanpa keterlibatan aktif dari warga, perencanaan tidak akan maksimal. Partisipasi warga menjadi kunci untuk menghasilkan rencana pembangunan yang efektif dan sesuai kebutuhan lokal,” katanya.

Pesan serupa disampaikan oleh Sertu Sulaiman Irawan, yang mewakili Babinsa dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Sertu Sulaiman menekankan pentingnya keamanan dan kebersamaan dalam menjalankan rencana pembangunan. “Kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kondusivitas serta berperan aktif dalam mengawal realisasi hasil musyawarah ini. Mari bersama-sama memastikan bahwa rencana yang kita buat dapat diwujudkan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.


Ketua BPD Desa Pulau Panggung menyampaikan hasil musyawarah yang telah disepakati, di antaranya beberapa prioritas pembangunan yang akan dimasukkan dalam RKPDes 2025. “Prioritas pembangunan meliputi peningkatan badan jalan di lingkungan desa, pembuatan saluran irigasi atau drainase, pengadaan alat untuk kegiatan PKK, serta pengadaan dan perawatan lampu jalan,” ungkapnya. Selain itu, turut diusulkan pembuatan plat dekat jalan sentral produksi, pengadaan alat kesehatan, peralatan olahraga, dan seragam untuk Majlis Taklim serta perangkat masjid.

Rapat musyawarah berlangsung dengan lancar dan diwarnai diskusi yang konstruktif. Sejumlah warga menyampaikan ide dan masukan yang akan dipertimbangkan dalam finalisasi RKPDes. Diskusi ini mencerminkan semangat gotong-royong dan kesatuan warga untuk mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera.

Musdes ditutup dengan harapan bahwa rencana yang telah disusun dapat diimplementasikan dengan baik pada tahun 2025. Kepala Desa, BPD, dan seluruh perangkat desa berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga tahap realisasi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Pulau Panggung.(si).
Share:

Babinsa Gencar Dampingi Petani untuk Tingkatkan Hasil Pertanian dalam Program Ketahanan Pangan Nasional


kabarharian02kaurutara.com || Tanjung Kemuning - Kaur. Selasa, 05/11/2024. Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus berperan aktif dalam mendampingi petani untuk meningkatkan hasil pertanian. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AD, khususnya melalui Babinsa, dalam memperkuat kemandirian pangan di wilayah pedesaan. Serka Dodi Sinaga, Babinsa dari Koramil 408-02/Kaur Utara, tak kenal lelah melakukan kunjungan dan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya.

Program ketahanan pangan nasional adalah upaya strategis pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang mencukupi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program ini bertujuan agar masyarakat, terutama di pedesaan, memiliki kemampuan untuk memproduksi pangan sendiri dan tidak tergantung pada pasokan luar. Selain itu, ketahanan pangan juga diharapkan mampu memperkuat ekonomi lokal melalui peningkatan hasil pertanian yang berkualitas dan berkelanjutan.


Serka Dodi Sinaga, dalam kegiatan pendampingannya di Desa Padang Leban, mengungkapkan pentingnya sinergi antara petani dan pemerintah, khususnya TNI, dalam meningkatkan produktivitas pertanian. “Kami di TNI melalui para Babinsa siap mendukung penuh para petani agar mereka mampu mencapai hasil panen yang optimal. Dengan kerja sama dan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap produktivitas pangan di daerah ini semakin meningkat,” ujarnya.

Selain melakukan kunjungan lapangan, Serka Dodi juga memberikan sosialisasi dan penjelasan terkait program ketahanan pangan nasional kepada para petani. Menurutnya, program ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan peran aktif petani. “Kami ingin memastikan bahwa para petani memahami betul konsep ketahanan pangan dan peran penting mereka dalam menjamin pasokan pangan yang cukup dan berkualitas,” kata Serka Dodi.

Serka Dodi pun mengajak para petani untuk memanfaatkan teknologi pertanian modern serta menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien. “Penggunaan teknologi dan metode yang tepat bisa membantu mengurangi risiko gagal panen dan meningkatkan hasil produksi. Kami siap memberikan pelatihan dan pendampingan teknis agar petani lebih terampil dan mandiri,” tambahnya.


Salah satu petani di Desa Padang Leban, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang diberikan oleh Babinsa. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Serka Dodi. Beliau sering memberikan masukan dan motivasi agar kami terus berinovasi. Hasil panen kami juga mulai menunjukkan peningkatan sejak ada pendampingan ini,” ucapnya penuh semangat.

Ia juga menyampaikan bahwa pendampingan Babinsa membantu para petani dalam mengakses bantuan dari pemerintah, seperti bibit unggul dan pupuk bersubsidi. “Kadang kami mengalami kendala dalam distribusi bibit dan pupuk. Dengan adanya Babinsa, proses ini jadi lebih mudah karena beliau selalu siap membantu mengoordinasikan dengan pihak terkait,” jelasnya.

Program ketahanan pangan nasional diharapkan bisa terus berjalan dengan optimal di berbagai daerah. Dengan keterlibatan aktif TNI melalui Babinsa, seperti yang dilakukan oleh Serka Dodi Sinaga, upaya mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan petani semakin terbuka lebar. Peran serta semua pihak sangat dibutuhkan agar target ketahanan pangan nasional bisa tercapai secara merata di seluruh Indonesia.(ds).
Share:

Sambut Pilkada 2024, Panwascam Padang Guci Hulu Gelar Pelantikan dan Bimtek Anggota PTPS


kabarharian02kaurutara.com || Padang Guci Hulu - Kaur. Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Padang Guci Hulu secara resmi melantik 17 anggota Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dalam rangka menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Acara pelantikan tersebut berlangsung pada Senin, 4 November 2024, bertempat di Sekretariat Panwascam Kec. Padang Guci Hulu, dan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para anggota PTPS.

Ketua Panwascam Padang Guci Hulu, Kiki Agustianto, dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan dari pelantikan ini. “Pelantikan dan bimbingan teknis ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan dan integritas para pengawas PTPS dalam menghadapi Pilkada. Tugas pengawasan di TPS memerlukan dedikasi, ketelitian, serta netralitas yang tinggi dari setiap anggota,” tegas Kiki.


Sebanyak 17 anggota PTPS yang dilantik, diharapkan mampu menjalankan tugas pengawasan dengan baik demi terciptanya Pilkada yang adil dan jujur. Kiki Agustianto menekankan pentingnya menjaga independensi dan mengedepankan prinsip netralitas dalam setiap langkah pengawasan. “Netralitas adalah kunci untuk menjamin kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilihan,” tambah Kiki di hadapan para peserta dan undangan.

Staf Panitia Pengawas Pemilu (P3S), Dasmiri, S.Sos, M.M., turut hadir dan memberikan materi dalam Bimtek tersebut. Dalam penyampaiannya, Dasmiri menguraikan peran dan tanggung jawab PTPS, termasuk bagaimana menghadapi potensi kendala saat pemungutan suara. “PTPS harus memahami alur dan prosedur pengawasan dengan detail, serta bersikap proaktif dalam mencegah pelanggaran,” ujarnya.

Dasmiri juga berpesan kepada seluruh anggota PTPS agar tetap waspada dan mengutamakan profesionalisme dalam bekerja. “Tugas ini bukan hanya amanah, tetapi juga ujian integritas. Pastikan setiap tindakan yang diambil sesuai dengan peraturan dan kode etik pengawas,” tambahnya sambil menekankan pentingnya komunikasi yang baik dengan sesama pengawas dan pihak terkait.


Selain itu, Serda M. Zamzuri yang mewakili unsur keamanan, memberikan arahan terkait sikap disiplin dan netralitas yang harus dijunjung tinggi oleh PTPS. “Sebagai ujung tombak pengawasan di lapangan, saudara-saudara harus menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai terpengaruh oleh tekanan dari pihak mana pun, baik dari peserta pemilu maupun pihak luar,” ungkap Serda Zamzuri dengan tegas.

Dalam sesi penutupan, Ketua Panwascam Kiki Agustianto kembali mengingatkan pentingnya kerja sama antara PTPS, Panwascam, dan pihak keamanan dalam menciptakan suasana yang kondusif. Ia menekankan bahwa koordinasi yang baik akan mempermudah upaya pencegahan serta penindakan dini terhadap potensi kecurangan.

Dengan dilantiknya 17 anggota PTPS dan terlaksananya Bimtek, diharapkan proses pemungutan suara Pilkada serentak 2024 di Kecamatan Padang Guci Hulu dapat berlangsung secara aman, tertib, dan transparan.(mz).
Share:

Babinsa Serka Parjan Hadiri Pelantikan dan Bimtek Pengawas TPS se-Kecamatan Tanjung Kemuning untuk Pilkada 2024


kabarharian02kaurutara.com || Tanjung Kemuning - Kaur. Minggu (031/11/2024). Babinsa Serka Parjan turut hadir dalam acara pelantikan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Tanjung Kemuning. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka pemilihan Kepala Daerah serentak Tahun 2024 ini berlangsung dengan khidmat dan tertib. Kehadiran Serka Parjan menunjukkan dukungan TNI dalam mewujudkan pemilihan yang aman dan tertib di wilayah Tanjung Kemuning.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tanjung Kemuning, Rini Karmila, S.Pd, menyampaikan pentingnya peran PTPS dalam menjaga netralitas dan kejujuran selama pemungutan suara. “Pelantikan dan bimbingan teknis ini adalah momen penting bagi PTPS untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengawasi proses pemilihan,” ujar Rini. Ia berharap PTPS yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, mengingat Pilkada ini akan menentukan arah pembangunan daerah ke depan.


Rini Karmila juga menambahkan bahwa Bimtek ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah untuk membekali para PTPS dengan pemahaman mendalam terkait teknis pengawasan dan pemecahan masalah di lapangan. "Kesiapan PTPS menjadi kunci suksesnya pemilu yang aman, tertib, dan sesuai prosedur," tambahnya. Ia meminta seluruh anggota PTPS yang hadir untuk mengikuti setiap sesi bimtek dengan serius demi memperkecil potensi kecurangan dan memastikan integritas proses pemilihan.

Camat Tanjung Kemuning, Dyki Marianto, S.Si., M.A.P, yang juga turut hadir, menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Ia mengapresiasi partisipasi Babinsa dan pihak keamanan dalam mendukung kelancaran acara ini. "Kerjasama yang baik antara pengawas, keamanan, dan pemerintah daerah akan sangat berpengaruh terhadap suksesnya pemilu," kata Dyki.

Lebih lanjut, Dyki Marianto menambahkan bahwa para PTPS yang dilantik harus siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan. “Kemampuan untuk tetap netral, sigap, dan tegas dalam bertindak adalah kunci sukses PTPS dalam menjalankan tugas mereka. Jangan sampai tergoda dengan hal-hal yang dapat mencederai proses demokrasi ini,” tegasnya. Dyki berharap para pengawas dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan menjaga integritas sebagai ujung tombak pemantauan suara di TPS.

Serka Parjan, sebagai perwakilan dari pihak keamanan, memberikan sambutannya yang penuh semangat dan dukungan. Ia menyampaikan bahwa TNI akan selalu siap membantu memastikan kelancaran dan keamanan dalam setiap tahap pelaksanaan Pilkada. “Tugas pengawasan ini bukan hanya tanggung jawab Panwas dan PTPS, namun juga melibatkan seluruh elemen masyarakat. TNI siap membantu memastikan suasana tetap aman dan kondusif,” ujarnya.



Dalam pesannya kepada para PTPS yang hadir, Serka Parjan menekankan pentingnya ketelitian dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas. Ia berharap setiap anggota PTPS dapat fokus dan teliti dalam mengamati setiap tahapan pemungutan suara, sehingga setiap suara yang masuk benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat. “Tugas kalian ini sangat penting. Ketelitian dan kewaspadaan adalah kunci agar tidak ada kesalahan atau kecurangan yang terjadi,” tegasnya.

Serka Parjan juga berpesan kepada para PTPS untuk selalu menjaga integritas dan tidak mudah tergiur oleh pihak-pihak yang mungkin ingin memengaruhi hasil pemilihan. "Ingat, kalian adalah garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi di negeri ini. Jaga amanah yang diberikan, karena tugas ini tidak ringan," pungkasnya. Ia juga meminta PTPS untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Acara pelantikan dan Bimtek ini diakhiri dengan sesi doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2024. Para peserta Bimtek yang hadir tampak antusias dan siap mengemban tugas mereka di masing-masing TPS. Diharapkan, dengan adanya bimbingan teknis ini, PTPS dapat lebih profesional dan berintegritas dalam melaksanakan peran mereka dalam pesta demokrasi yang akan segera berlangsung.(tw).
Share:

Gotong Royong Anggota Koramil 408-02/KU Bersama Warga Desa Talang Besar untuk Membersihkan Saluran Air


kabarharian02kaurutara.com || Padang Guci Hilir - Kaur. Jum'at (01/11/2024). Anggota Koramil 408-02/KU melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga Desa Talang Besar, Kecamatan Padang Guci Hilir, Kabupaten Kaur. Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan saluran air dan limbah di lingkungan desa, guna mencegah terjadinya genangan yang dapat memicu berbagai penyakit. Gotong royong yang berlangsung pada Jumat pagi tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

Camat Padang Guci Hilir, Noprin Asmadi, S.E., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menumbuhkan rasa gotong royong antar warga desa. "Gotong royong adalah budaya yang harus terus kita lestarikan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan ini, kita bisa saling peduli terhadap kondisi desa dan memupuk solidaritas," ujar Noprin Asmadi. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kebersamaan dan partisipasi warga dalam memelihara lingkungan.


Selain itu, Noprin Asmadi menambahkan bahwa gotong royong tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap desa. Ia menekankan, "Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Dengan bergotong royong, beban menjadi ringan dan hasil yang dicapai akan lebih maksimal." Menurutnya, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan agar Desa Talang Besar selalu dalam kondisi bersih dan sehat.

Kepala Puskesmas Padang Guci Hilir, Pipi Agustin, S.K.M., juga menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan agar bebas dari genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk. Ia menjelaskan, "Kegiatan ini bertujuan agar jentik nyamuk, khususnya Aedes aegypti, tidak berkembang biak dengan cepat. Nyamuk ini dapat menularkan penyakit demam berdarah, yang sering kali muncul saat musim penghujan." Pipi Agustin menekankan bahwa genangan air di tempat tertutup merupakan lokasi ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak, sehingga perlu diperhatikan oleh seluruh warga.

Lebih lanjut, Pipi Agustin menambahkan bahwa upaya membersihkan lingkungan juga merupakan langkah pencegahan penyebaran penyakit demam berdarah (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Ia berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat. “Dengan lingkungan yang bersih, risiko penyakit menurun, dan kesehatan masyarakat lebih terjamin,” tegasnya.

Sementara itu, Serka Budi Adi dari Koramil 408-02/KU, selaku koordinator lapangan dalam kegiatan gotong royong ini, menyampaikan rasa terima kasih kepada warga yang telah ikut serta. Ia mengatakan, “Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan, terutama untuk membantu warga dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih. Kami bangga dapat turut serta dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.”



Serka Budi juga berpesan kepada warga agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di luar rumah. "Kebersihan lingkungan adalah kunci kesehatan kita bersama. Mari jadikan kegiatan ini sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya saat gotong royong saja," ujarnya penuh semangat.

Kegiatan gotong royong ini diakhiri dengan pengarahan dari camat dan kepala puskesmas mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Warga yang hadir merasa senang dan bersemangat untuk terus melanjutkan kegiatan serupa di masa mendatang.

Dengan gotong royong, Desa Talang Besar diharapkan dapat terbebas dari genangan air dan penyakit yang ditimbulkannya, sehingga tercipta lingkungan desa yang sehat dan nyaman untuk dihuni. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga kebersihan dan kesehatan bersama.(si).
Share:





banner