Desa Gunung Agung Gelar Musdes Penyusunan RKPDes Tahun 2026
kabarharian02kaurutara.com || Pemerintah Desa Gunung Agung, Kecamatan Kaur Utara, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 22 September 2025, di balai desa setempat dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, dan pendamping desa.
Musyawarah tersebut bertujuan untuk merumuskan program prioritas pembangunan desa sekaligus membahas Rembuk Stunting, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan melibatkan seluruh elemen, diharapkan perencanaan pembangunan desa dapat lebih terarah, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Kepala Desa Gunung Agung, Risol Arlan, dalam sambutannya menekankan pentingnya Musdes sebagai forum demokratis untuk menampung aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa RKPDes 2026 akan difokuskan pada pembangunan berkelanjutan, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat desa.
Camat Kaur Utara, Gunsi Aunarso, S.IP., turut hadir dan memberikan arahan. Menurutnya, perencanaan yang baik merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Ia mengingatkan agar pemerintah desa tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku serta memastikan program yang disusun benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Sementara itu, Babinsa Koramil 408-02/Kaur Utara, Sertu Hendri Yanto, menyampaikan bahwa TNI akan selalu mendukung program desa, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Ia berharap sinergi antarinstansi tetap terjaga untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Dari sektor kesehatan, Kepala Puskesmas Padang Guci, Herlina Haryati, S.Kep., menekankan pentingnya integrasi program Rembuk Stunting dalam RKPDes. Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya soal gizi, tetapi juga melibatkan sanitasi, pola hidup bersih, dan peran serta masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga.
Pendamping Desa, Arif dan Erda, hadir memberikan pendampingan teknis dalam proses perumusan RKPDes. Keduanya menegaskan bahwa dokumen RKPDes harus memuat program prioritas yang realistis, dapat diukur, dan selaras dengan rencana pembangunan tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Tokoh adat yang juga Ketua BMA Desa Bandu Agung, Buyung Sarlan, menyampaikan pandangannya agar setiap program pembangunan tetap memperhatikan nilai budaya dan kearifan lokal. Menurutnya, pembangunan fisik penting, namun pembangunan sosial dan pelestarian adat juga tidak boleh diabaikan.
Musyawarah berjalan dengan tertib dan partisipatif, di mana perwakilan masyarakat turut menyampaikan aspirasi mereka terkait pembangunan jalan, irigasi, pendidikan, serta penguatan UMKM desa. Usulan-usulan tersebut nantinya akan dipertimbangkan sebagai bagian dari RKPDes 2026.
Dengan tersusunnya RKPDes melalui Musdes ini, Desa Gunung Agung berharap mampu menghadirkan program pembangunan yang tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi seluruh masyarakat. Pemerintah desa juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pembangunan.(hy).
Desa Senak Bersatu Lawan Stunting, Rancang RKPDes 2026 Demi Generasi Gemilang
kabarharian02kaurutara.com || Pemerintah Desa Senak, Kecamatan Lungkang Kule, Kabupaten Kaur, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang membahas Rembuk Stunting sekaligus Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (18/09/2025) dengan melibatkan seluruh unsur terkait yang memiliki peran strategis dalam pembangunan desa.
Musyawarah yang dipusatkan di balai desa tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Senak, Meldi, bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Senak, Agus. Kehadiran para tokoh penting, mulai dari Camat Lungkang Kule, Sisgiarto, hingga unsur TNI-Polri seperti Babinsa Koramil 408-02/Kaur Utara Serka Budi Adi dan Bhabinkamtibmas Bripka Yepi, semakin menegaskan pentingnya agenda yang dibahas dalam forum ini.
Kepala Desa Senak, Meldi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musdes ini merupakan langkah penting untuk menyusun arah pembangunan desa yang lebih terarah, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. Ia berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan konstruktif demi terciptanya RKPDes 2026 yang realistis, tepat sasaran, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Camat Lungkang Kule, Sisgiarto, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan musyawarah tersebut. Menurutnya, rembuk stunting adalah agenda nasional yang harus direspons dengan serius di tingkat desa karena menyangkut masa depan generasi. Ia mengingatkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menurunkan angka stunting.
Ketua BPD Desa Senak, Agus, juga menambahkan bahwa peran lembaganya adalah mengawal proses perencanaan agar aspirasi masyarakat benar-benar terakomodasi dalam RKPDes. Ia menekankan transparansi dan akuntabilitas harus menjadi landasan utama agar program pembangunan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Lungkang Kule, Misi Yudiarti, SKM., turut memberikan paparan mengenai kondisi kesehatan balita di wilayah kerja mereka. Ia menekankan pentingnya intervensi gizi, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan edukasi kepada keluarga agar kasus stunting dapat ditekan sejak dini.
Pendamping Desa, Merizon, ikut memandu jalannya diskusi teknis terkait penyusunan RKPDes 2026. Ia menegaskan bahwa dokumen perencanaan ini harus mengacu pada prioritas pembangunan daerah sekaligus mengakomodasi program pemerintah pusat, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Babinsa Koramil 408-02/Kaur Utara, Serka Budi Adi, bersama Bhabinkamtibmas Bripka Yepi, menyatakan dukungan penuh terhadap program desa, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan. Mereka menekankan pentingnya sinergi keamanan dan ketertiban agar setiap program dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Musyawarah berjalan dinamis dengan melibatkan diskusi antar peserta yang menyampaikan usulan dan masukan. Beberapa prioritas yang mengemuka antara lain perbaikan infrastruktur dasar, peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan kelompok tani, serta program pemberantasan stunting yang melibatkan kader posyandu dan tokoh masyarakat.
Melalui musyawarah ini, Pemerintah Desa Senak bersama seluruh elemen yang hadir sepakat untuk menyusun RKPDes 2026 dengan mengutamakan program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Diharapkan, dokumen perencanaan tersebut dapat menjadi pedoman yang kuat dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.(ac).
Kolaborasi Pemerintah Desa dan Masyarakat Tanjung Bunian untuk Wujudkan Generasi Sehat
kabarharian02kaurutara.com || Desa Tanjung Bunian, Kecamatan Lungkang Kule, Kabupaten Kaur menggelar kegiatan Rembuk Stunting sekaligus Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 pada Rabu (17/09/2025). Agenda ini dihadiri oleh jajaran pemerintah desa, unsur kecamatan, pihak keamanan, tenaga kesehatan, serta pendamping desa.
Kegiatan dimulai dengan sambutan Kepala Desa Tanjung Bunian, Hingky Firdawan, yang menekankan pentingnya rembuk stunting sebagai upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayahnya. Ia juga menegaskan bahwa penyusunan RKPDes harus mengakomodasi kebutuhan prioritas masyarakat, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.
Dalam kesempatan itu, Camat Lungkang Kule, Sisgiarto, turut memberikan arahan terkait pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan pihak kecamatan. Menurutnya, RKPDes bukan hanya dokumen formal, tetapi juga merupakan pedoman pembangunan desa yang harus terukur, realistis, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Bunian, Aipda Harpidi, bersama Babinsa Koramil 408-02/Kaur Utara, Sertu Agus Cahyadi, menyampaikan pesan terkait pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Mereka menekankan bahwa keberhasilan program pembangunan desa, termasuk penanganan stunting, akan berjalan baik jika kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif.
Dari sisi kesehatan, Kepala Puskesmas Lungkang Kule, Misi Yudiarti, SKM., memberikan paparan mengenai kondisi gizi balita di wilayah tersebut. Ia menjelaskan strategi pencegahan stunting melalui pola asuh yang baik, pemenuhan asupan gizi seimbang, serta peningkatan akses layanan kesehatan ibu dan anak.
Pendamping Desa, Arlin, menambahkan bahwa peran masyarakat sangat krusial dalam perencanaan pembangunan desa. Ia mengingatkan agar seluruh pihak aktif memberikan masukan sehingga program yang tertuang dalam RKPDes 2026 benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga dan mendukung target pembangunan jangka menengah desa.
Rembuk stunting ini juga dijadikan forum evaluasi terhadap pelaksanaan program sebelumnya. Masyarakat diberi kesempatan untuk menyampaikan usulan, kritik, dan saran agar pembangunan ke depan lebih tepat sasaran. Hal ini sejalan dengan semangat transparansi dan partisipasi aktif warga dalam pembangunan desa.
Melalui diskusi yang berlangsung, sejumlah prioritas pembangunan berhasil dirumuskan. Selain sektor kesehatan, perhatian khusus diberikan pada perbaikan infrastruktur jalan desa, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Hingky Firdawan menegaskan komitmen pemerintah desa untuk menindaklanjuti hasil rembuk ini dalam dokumen RKPDes 2026. Ia berharap dukungan semua pihak, baik pemerintah kecamatan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, agar program yang telah disusun dapat berjalan efektif.
Kegiatan Rembuk Stunting dan Penyusunan RKPDes 2026 di Desa Tanjung Bunian ini ditutup dengan doa bersama. Para peserta sepakat bahwa kolaborasi dan kebersamaan adalah kunci dalam mewujudkan desa sehat, sejahtera, dan bebas stunting menuju pembangunan berkelanjutan.(ac).
Datar Lebar 1 Mantapkan Langkah Wujudkan Generasi Sehat dan Pembangunan Berkelanjutan
kabarharian02kaurutara.com || Pemerintah Desa Datar Lebar 1, Kecamatan Lungkang Kule, Kabupaten Kaur, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sekaligus penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (16/09/2025) dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, aparat keamanan, dan tenaga kesehatan.
Kepala Desa Datar Lebar 1, Mil Aslan, memimpin langsung jalannya musyawarah yang difokuskan pada dua agenda penting. Pertama, membahas langkah-langkah pencegahan dan penanganan stunting, serta kedua, merancang program kerja pembangunan desa yang akan menjadi prioritas pada tahun 2026 mendatang.
Dalam kesempatan itu, Camat Lungkang Kule, Sisgiarto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rembuk tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk menyatukan pandangan antar-stakeholder desa, baik dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat maupun pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi.
Kapolsek Pagulu dan Lungkang Kule, Ipda Raka Yois Adkinson, SH., MH., CPM., turut hadir dan memberikan arahan terkait pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan desa akan sangat bergantung pada terciptanya lingkungan yang kondusif, aman, dan harmonis.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lungkang Kule, Misi Yudiarti, SKM., memaparkan data kondisi kesehatan anak di wilayah tersebut. Ia menekankan perlunya perhatian serius dalam menurunkan angka stunting melalui program gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan rutin, serta keterlibatan aktif kader posyandu di tingkat desa.
Babinsa Koramil 408-02/Kaur Utara, Sertu Agus Cahyadi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa TNI AD selalu siap mendukung program pemerintah desa, baik dalam upaya pencegahan stunting maupun pelaksanaan pembangunan yang tertuang dalam RKPDes. Kehadiran Babinsa juga menjadi bentuk sinergi TNI dengan pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tujuan utama dari rembuk stunting dan penyusunan RKPDes ini adalah untuk merumuskan program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan warga, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan hasil musyawarah mampu menjawab tantangan pembangunan di Desa Datar Lebar 1 secara menyeluruh.
Selain membahas pencegahan stunting, forum ini juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait arah pembangunan desa di tahun mendatang. Setiap peserta diberi kesempatan menyampaikan usulan dan masukan, sehingga perencanaan yang disusun dapat lebih partisipatif dan sesuai kebutuhan lapangan.
Musyawarah berjalan dengan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan diakhiri dengan kesepakatan bersama mengenai beberapa program prioritas desa untuk tahun 2026. Pemerintah desa menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil rembuk melalui tahapan perencanaan pembangunan berikutnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan Desa Datar Lebar 1 semakin siap dalam menghadapi tahun anggaran 2026, dengan program kerja yang terarah serta langkah nyata dalam mencegah stunting. Sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Lungkang Kule.(ac).
Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Brigade Pangan Angkatan XVIII Tahun 2025 Digelar di Desa Pancur Negara
kabarharian02kaurutara.com || Pemerintah melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Brigade Pangan Angkatan XVIII Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Desa Pancur Negara, Kecamatan Kaur Utara, Kabupaten Kaur, pada Selasa (16/09/2025).
Pelaksanaan bimtek tersebut bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dan kemandirian pertanian. Upaya tersebut dilakukan melalui pengelolaan usaha tani yang lebih terstruktur, pemanfaatan teknologi modern, peningkatan produktivitas dan efisiensi, serta pengembangan ekosistem agribisnis yang berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menitikberatkan pada peran generasi muda dalam dunia pertanian. Dengan melibatkan kaum milenial, diharapkan sektor pertanian tidak hanya mampu menopang kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan itu, hadir sejumlah tokoh pertanian di wilayah Kaur. Di antaranya Korluh BPP Kaur Utara, Nirwan; Korkuh BPP Padang Guci Hilir, Yanto; serta Ketua BPP, Ripuan, S.P. Kehadiran mereka menegaskan dukungan terhadap penguatan kapasitas petani dalam menghadapi tantangan pertanian modern.
Selain itu, perwakilan TNI dari Koramil setempat juga turut ambil bagian. Babinsa Sertu Hendriyanto dan Sertu Sulaiman Irawan hadir mendampingi kegiatan sebagai wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong pembangunan pertanian di daerah.
Peserta bimtek berasal dari dua kelompok brigade pangan, yakni BP Kaur Utara Berkarya sebanyak 15 orang dan BP Pagulir Indah sebanyak 15 orang. Mereka mengikuti materi pembekalan dengan penuh antusias, mulai dari pengelolaan lahan, penggunaan pupuk berimbang, hingga strategi pemanfaatan teknologi pertanian terkini.
Korluh BPP Kaur Utara, Nirwan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mempersiapkan petani menghadapi era pertanian berbasis teknologi. Menurutnya, pertanian tidak lagi dapat mengandalkan cara-cara lama, melainkan harus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua BPP Ripuan, S.P., menambahkan bahwa brigade pangan menjadi motor penggerak di tingkat desa. Dengan adanya peningkatan kapasitas melalui bimtek, diharapkan setiap anggota brigade mampu menjadi pionir dalam mengembangkan usaha tani yang produktif dan berdaya saing.
Babinsa Sertu Hendriyanto juga mengungkapkan dukungan penuh TNI AD terhadap program ketahanan pangan. Ia menilai, keberhasilan sektor pertanian merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. “Kami siap bersinergi dengan masyarakat untuk mendukung terwujudnya kemandirian pangan,” ujarnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lapangan. Tidak hanya untuk meningkatkan hasil panen, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat Desa Pancur Negara dan sekitarnya.(si).
Bimtek Brigade Pangan Angkatan XVIII Digelar di Desa Tanjung Harapan
kabarharian02kaurutara.com || Dalam rangka meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan, dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Brigade Pangan Angkatan XVIII Tahun 2025 di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur, Selasa (16/09/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan kemandirian pertanian di tingkat lokal.
Bimtek tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Korluh BPP Tanjung Harapan, Sunardi, Koordinator BPP Diwasman, S.Pt., serta Babinsa Koramil 408-02/Kaur Utara, Sertu Timbul Winarno. Kehadiran mereka menjadi wujud sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan TNI dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong para petani agar mampu mengelola usaha tani secara terstruktur dengan pemanfaatan teknologi modern. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan produktivitas pertanian meningkat, efisiensi kerja dapat tercapai, serta terbentuk ekosistem agribisnis yang berdaya saing tinggi.
Peserta yang mengikuti bimtek berasal dari dua kelompok Brigade Pangan, yakni BP Kinal Jaya sebanyak 15 orang dan BP Berjaya sebanyak 15 orang. Kehadiran kedua kelompok ini menegaskan komitmen petani lokal untuk terus meningkatkan kompetensi dalam mengelola lahan pertanian mereka.
Korluh BPP Tanjung Harapan, Sunardi, dalam arahannya menekankan pentingnya adaptasi petani terhadap perkembangan teknologi pertanian. Menurutnya, di era modernisasi saat ini, peningkatan hasil produksi tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode tradisional, melainkan perlu memanfaatkan alat, teknik, dan inovasi baru yang lebih efisien.
Hal senada disampaikan Koordinator BPP, Diwasman, S.Pt. Ia menjelaskan bahwa pengembangan pertanian bukan hanya soal produksi pangan, tetapi juga bagaimana menciptakan ekosistem agribisnis yang melibatkan generasi muda. Dengan keterlibatan pemuda, sektor pertanian dapat berkembang menjadi lebih inovatif sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa.
Sementara itu, Babinsa Sertu Timbul Winarno menegaskan dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan di wilayah binaan. Ia menyebut, kehadirannya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus dorongan moral agar petani tetap bersemangat dalam mengembangkan usaha tani demi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan bimtek ini berlangsung interaktif, dengan sesi pemaparan materi, diskusi, serta praktik lapangan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara, karena mereka mendapatkan pengetahuan baru mengenai teknik budidaya, manajemen usaha tani, serta strategi pemasaran hasil pertanian.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para petani yang tergabung dalam Brigade Pangan dapat menjadi pionir dalam penerapan teknologi modern di sektor pertanian. Selain meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, para petani juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru yang berdampak positif terhadap perekonomian desa.
Secara keseluruhan, Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Brigade Pangan Angkatan XVIII di Desa Tanjung Harapan menjadi momentum penting bagi petani Kaur untuk terus berkembang. Melalui kolaborasi pemerintah, TNI, penyuluh, dan petani, target ketahanan pangan nasional serta kemandirian pertanian diharapkan dapat terwujud secara nyata di masa depan.(tw).
Desa Tanjung Ganti II Salurkan BLT DD Tahap II Tahun 2025 kepada 6 Keluarga Penerima
kabarharian02kaurutara.com || Pemerintah Desa Tanjung Ganti II, Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap II Tahun Anggaran 2025 pada Senin (15/09/2025). Penyaluran bantuan ini menyasar enam Kepala Keluarga (KK) yang telah terdata sebagai penerima manfaat sesuai kriteria yang berlaku.
Kepala Desa Tanjung Ganti II, Isdi Sariyanto, S.Pd., menyampaikan bahwa BLT DD diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah desa untuk meringankan beban warga yang masuk kategori kurang mampu. Ia berharap bantuan tersebut dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sehari-hari sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima.
Dalam kegiatan penyaluran ini, pemerintah desa memastikan bahwa proses distribusi dilakukan secara transparan dan tertib. Penerima bantuan hadir langsung untuk menerima haknya dengan disaksikan perangkat desa, BPD, dan unsur masyarakat setempat. Hal ini dilakukan untuk menjaga akuntabilitas sekaligus memastikan tepat sasaran.
Isdi Sariyanto juga menambahkan bahwa meskipun jumlah penerima BLT DD terbatas, pihaknya berupaya agar program-program desa lainnya tetap berjalan guna mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat. “Kami akan terus mengoptimalkan Dana Desa agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga, baik melalui bantuan sosial maupun pembangunan infrastruktur,” ujarnya.
Dengan tersalurnya BLT DD Tahap II ini, diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat desa dan mengurangi beban ekonomi keluarga penerima. Pemerintah Desa Tanjung Ganti II berkomitmen untuk terus menjalankan amanah sesuai aturan agar program bantuan dari pemerintah pusat ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.(de).
Anggota Koramil 408-02/KU Bantu Bersihkan Pohon Tumbang di Jalan Lintas Barat Sumatra
kabarharian02kaurutara.com || Dua anggota Koramil 408-02/Kaur Utara, yakni Serma Adisman Robiansyah dan Sertu Timbul Winarno, turut serta membantu pembersihan pohon tumbang yang menutupi akses jalan lintas barat Sumatra di Desa Tanjung Iman I, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, Senin (15/09/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat pengguna jalan.
Peristiwa pohon tumbang tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, yang melintas di jalur utama penghubung antar kabupaten. Menyadari kondisi tersebut, Babinsa bersama warga dan aparat desa segera bergerak cepat untuk menyingkirkan batang serta ranting pohon yang melintang di badan jalan.
Serma Adisman Robiansyah menjelaskan bahwa aksi gotong royong ini merupakan bagian dari tugas TNI di wilayah teritorial untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi darurat. Menurutnya, kehadiran Babinsa bukan hanya mendukung program pertahanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan membantu masyarakat secara langsung.
Sertu Timbul Winarno menambahkan, upaya pembersihan dilakukan dengan menggunakan alat seadanya, mulai dari parang hingga gergaji mesin. Meski demikian, kerja sama yang terjalin antara TNI, aparat desa, dan masyarakat membuat proses evakuasi pohon tumbang berlangsung relatif cepat, sehingga arus kendaraan dapat kembali normal dalam waktu singkat.
Kepala Desa Tanjung Iman I menyampaikan apresiasi kepada anggota Koramil 408-02/KU yang sigap turun tangan membantu warganya. Menurutnya, kehadiran Babinsa di lokasi kejadian menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.
Dengan selesainya pembersihan tersebut, jalur lintas barat Sumatra di wilayah Kecamatan Tanjung Kemuning kini kembali lancar dan aman dilalui. Peristiwa ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, sehingga rasa kebersamaan dan kepedulian sosial tetap terjaga di tengah kehidupan bermasyarakat.(tw).
Desa Datar Lebar II Gelar Rembuk Stunting dan Susun RKPDes Tahun 2026
kabarharian02kaurutara.com || Desa Datar Lebar II, Kecamatan Lungkang Kule, Kabupaten Kaur, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sekaligus Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 pada Senin (15/09/2025). Acara yang berlangsung di balai desa tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan, serta perwakilan lintas sektor.
Kepala Desa Datar Lebar II, Dedi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah bersama untuk menekan angka stunting di desa. Ia menyampaikan bahwa permasalahan gizi buruk dan tumbuh kembang anak perlu ditangani secara serius melalui program yang tepat sasaran.
Camat Lungkang Kule, Sisgiarto, turut hadir memberikan arahan. Ia mengapresiasi langkah Desa Datar Lebar II yang proaktif melaksanakan rembuk stunting bersamaan dengan penyusunan RKPDes. Menurutnya, hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah desa dalam mengintegrasikan program kesehatan dengan rencana pembangunan desa.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 408-02/Kaur Utara, Serka Budi Adi, juga memberikan dukungan penuh. Ia menyatakan bahwa TNI selalu siap membantu pemerintah desa dalam mendukung program kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan stunting, demi terwujudnya generasi yang sehat dan kuat.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lungkang Kule, Misi Yudiarti, SKM., memaparkan materi mengenai stunting dan penyakit TBS. Ia menjelaskan bahwa stunting bukan hanya sekadar masalah tinggi badan, melainkan berpengaruh pada perkembangan otak anak yang berdampak panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Misi juga menekankan pentingnya deteksi dini dan pola hidup bersih sehat di keluarga. Menurutnya, masyarakat perlu lebih memperhatikan asupan gizi, sanitasi lingkungan, serta akses layanan kesehatan yang tersedia di Puskesmas maupun Posyandu.
Selain itu, Kepala Penyuluh KB (PKB) BKKBN Kecamatan Lungkang Kule, Karwan Hadi, turut memberikan materi. Ia menguraikan bahwa program Keluarga Berencana (KB) memiliki peran penting dalam mencegah stunting dengan cara mengatur jarak kelahiran agar anak mendapatkan perhatian dan asupan gizi yang cukup.
Karwan juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan KB yang disediakan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan KB akan sangat membantu menurunkan angka stunting serta meningkatkan kualitas keluarga di desa.
Rembuk stunting ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang nantinya akan dimasukkan ke dalam RKPDes 2026. Beberapa di antaranya mencakup peningkatan pelayanan Posyandu, penyediaan makanan tambahan bagi balita, serta penguatan program penyuluhan kesehatan di tingkat keluarga.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, pemerintah Desa Datar Lebar II berharap angka stunting di wilayahnya dapat terus ditekan. Selain itu, melalui RKPDes 2026, pembangunan desa diarahkan agar lebih berpihak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga.(ba).
Dandim 0408/BS Tinjau Lokasi Pembangunan Irigasi di Desa Manau Sembilan I Kecamatan Padang Guci Hulu
kabarharian02kaurutara.com || Komandan Kodim 0408/Bengkulu Selatan Letkol Inf Angga Anugrah, S.H., M.Ip., melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan irigasi di Desa Manau Sembilan I, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, pada Sabtu (13/09/2025). Kehadiran orang nomor satu di jajaran Kodim 0408/BS ini menunjukkan dukungan nyata TNI terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
Dalam kunjungan tersebut, Dandim didampingi Danramil 408-02/Kaur Utara, Letda Inf Haryanto Aswadi. Turut hadir pula Kepala Desa Manau Sembilan I, Miruan Usumo, serta Ketua Kelompok Tani Pulau Kabu II, Arsan. Kehadiran berbagai unsur ini memperlihatkan sinergi antara aparat TNI, pemerintah desa, dan kelompok tani untuk memastikan pembangunan irigasi berjalan optimal.
Letkol Inf Angga Anugrah menegaskan bahwa pembangunan saluran irigasi memiliki peran vital dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kaur. Dengan adanya irigasi yang baik, para petani dapat memanfaatkan lahan pertanian secara maksimal, terutama dalam meningkatkan produktivitas padi maupun komoditas unggulan lainnya.
Menurutnya, sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur penunjang seperti irigasi menjadi kebutuhan mendesak. “Jika petani sejahtera, maka ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat akan semakin kuat,” tegasnya.
Selain meninjau fisik pembangunan, Dandim juga berdialog dengan warga dan kelompok tani setempat. Ia menyerap aspirasi sekaligus memberikan motivasi agar masyarakat ikut menjaga serta memanfaatkan irigasi dengan sebaik-baiknya. Ia juga mengingatkan pentingnya gotong royong sebagai budaya lokal yang harus terus dijaga dalam mendukung pembangunan desa.
Sementara itu, Kepala Desa Manau Sembilan I, Miruan Usumo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Dandim 0408/BS. Menurutnya, dukungan TNI melalui kehadiran Babinsa maupun Danramil sangat membantu dalam memotivasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam program pembangunan.
Ketua Kelompok Tani Pulau Kabu II, Arsan, menambahkan bahwa keberadaan irigasi ini sangat diharapkan petani. Dengan adanya saluran yang baik, petani tidak lagi kesulitan mengairi sawah saat musim tanam tiba. Ia optimistis produktivitas pertanian desa akan meningkat signifikan setelah proyek selesai.
Danramil 408-02/Kaur Utara, Letda Inf Haryanto Aswadi, menyampaikan bahwa pihaknya siap mengawal pelaksanaan pembangunan irigasi hingga selesai. Menurutnya, TNI melalui Babinsa akan terus mendampingi petani agar program pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kunjungan Dandim ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pembangunan desa. Dengan semangat kebersamaan, pembangunan irigasi di Desa Manau Sembilan I diyakini mampu menjadi salah satu faktor pendukung terwujudnya kemandirian pangan di Kabupaten Kaur.
Dengan dukungan semua pihak, pembangunan irigasi ini tidak hanya akan menghidupkan lahan-lahan pertanian, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen TNI untuk terus hadir bersama rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan dan ketahanan nasional dari desa.(ns).
Koramil 408-02/KU Gelar Bakti Teritorial Prima Sambut HUT TNI ke-80
kabarharian02kaurutara.com || Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-80 tahun 2025, Koramil 408-02/Kaur Utara menyelenggarakan kegiatan Bakti Teritorial Prima pada Sabtu (13/9/2025). Kegiatan ini melibatkan personel TNI, aparatur desa, serta masyarakat sekitar dengan semangat kebersamaan untuk menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.
Kegiatan Bakti Teritorial Prima tersebut dilaksanakan sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian perayaan HUT TNI. Momentum ini tidak hanya dimaknai sebagai peringatan hari lahir TNI, tetapi juga sebagai ajang mempererat hubungan antara prajurit TNI dan warga melalui semangat gotong royong.
Danramil 408-02/KU, Letda Inf Haryanto Aswadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi tugas TNI di luar operasi militer. “Kami ingin menanamkan nilai kebersamaan dengan masyarakat, menjaga kesehatan lingkungan, serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa,” ujarnya.
Menurut Letda Inf Haryanto, keberadaan TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai garda pertahanan, melainkan juga mitra dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai salah satu upaya mencegah berbagai penyakit sekaligus melestarikan alam sekitar.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel TNI bersama warga bahu-membahu membersihkan selokan, menata jalan lingkungan, serta melakukan penghijauan di beberapa titik strategis. Aksi ini mendapatkan respons positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan hadirnya TNI di tengah kehidupan sehari-hari.
Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Mereka menilai TNI bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga selalu hadir membantu rakyat dalam berbagai persoalan, baik kebersihan lingkungan maupun kegiatan sosial lainnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan tema peringatan HUT TNI ke-80, yakni semangat pengabdian untuk negeri. Melalui Bakti Teritorial Prima, TNI ingin menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan wilayah, menjaga kesehatan masyarakat, serta melestarikan lingkungan demi generasi mendatang.
Selain kerja bakti, kegiatan ini turut diisi dengan edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan membuang sampah pada tempatnya. Pesan ini disampaikan secara langsung oleh Babinsa kepada warga, agar hasil dari kegiatan tidak hanya berhenti pada aksi sesaat, melainkan berlanjut dalam keseharian masyarakat.
Masyarakat yang mengikuti kegiatan tampak antusias. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, karena manfaatnya dirasakan langsung. Selain lingkungan menjadi lebih bersih, hubungan antara TNI dan rakyat semakin solid.
Dengan adanya kegiatan Bakti Teritorial Prima ini, Koramil 408-02/Kaur Utara berhasil menanamkan nilai kebersamaan serta mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Momentum HUT TNI ke-80 menjadi pengingat bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada persenjataan, tetapi juga pada kedekatan dan kepeduliannya terhadap rakyat.(kmd)






























.jpeg)




.jpeg)








.jpeg)





