banner


Menuju Desa Sehat dan Sejahtera, Lawang Agung Susun RKPDes 2026


kabarharian02kaurutara.com || Pemerintah Desa Lawang Agung, Kecamatan Lungkang Kule, Kabupaten Kaur, menggelar kegiatan rembuk stunting sekaligus penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 pada Kamis (25/09/2025). Acara yang berlangsung di balai desa ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, lembaga, dan tokoh masyarakat.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lawang Agung, Mita Masliana, membuka jalannya musyawarah dengan menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam merumuskan program pembangunan desa, khususnya dalam penanganan stunting yang masih menjadi isu strategis nasional.


Kepala Desa Lawang Agung, Sapta Gunadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rembuk stunting merupakan langkah konkret untuk menurunkan angka stunting di desa. Ia juga menegaskan bahwa RKPDes 2026 harus disusun secara partisipatif, agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Camat Lungkang Kule, Sisgiarto, turut hadir dan memberikan arahan bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi harus didukung dengan pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, serta pola hidup sehat masyarakat.

Dukungan pengawasan keamanan turut diberikan oleh Kapolsek Padang Guci Hulu, Ipda Raka Yois Adkinson, SH., MH., CPM., yang menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan kondusivitas desa selama pelaksanaan program pembangunan, agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Dari sektor kesehatan, Kepala Puskesmas Lungkang Kule, Misi Yudiarti, SKM yang diwakili oleh stafnya, Elsi dan Sefty, memaparkan data terkait kondisi gizi balita dan ibu hamil di Desa Lawang Agung. Mereka juga menjelaskan pentingnya pemantauan pertumbuhan anak secara berkala sebagai salah satu langkah pencegahan stunting.



Hadir pula Babinsa Koramil 408-02/Kaur Utara, Sertu Agus Cahyadi, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah desa. Menurutnya, TNI selalu siap bersinergi dalam mendukung program kesehatan maupun pembangunan desa, termasuk dalam kegiatan gotong royong dan pembinaan masyarakat.

Sementara itu, Penyuluh KB Kecamatan Lungkang Kule, Karwan Hadi, menambahkan bahwa program keluarga berencana juga berperan besar dalam menekan angka stunting dengan mengatur jarak kelahiran serta meningkatkan kualitas keluarga.

Turut serta dalam rembuk ini Pendamping Desa (PD/PLD) Arlin dan Badan Musyawarah Adat (BMA) Desa Lawang Agung, Bahrul Hadi, yang sama-sama menekankan bahwa nilai budaya dan kearifan lokal harus tetap diakomodasi dalam perencanaan pembangunan desa.

Kegiatan rembuk stunting sekaligus penyusunan RKPDes 2026 ini menghasilkan sejumlah rumusan penting yang akan menjadi dasar pembangunan Desa Lawang Agung di tahun mendatang. Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta sepakat untuk bekerja sama demi mewujudkan desa yang sehat, maju, dan sejahtera.(ac).
Share:





banner

Arsip Blog