banner


Sinergi Pemerintah Desa Sukananti dalam Upaya Penurunan Stunting dan Penyusunan RKPDes


kabarharian02kaurutara.com || Pemerintah Desa Sukananti, Kecamatan Lungkang Kule, Kabupaten Kaur, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sekaligus Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di balai desa pada Selasa (23/09/2025) dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan, kesehatan, keamanan, serta tokoh masyarakat.

Kepala Desa Sukananti, Adianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rembuk Stunting menjadi agenda penting untuk memastikan upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayahnya berjalan sesuai rencana. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mendukung tumbuh kembang anak agar lebih sehat dan berkualitas.


Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukananti, Mirzal, menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam rangka penyusunan RKPDes 2026. Ia berharap seluruh program yang disusun nantinya mampu menjawab kebutuhan warga, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan pembangunan desa.

Turut hadir dalam kegiatan ini Babinsa Koramil 408-02/Kaur Utara, Sertu Agus Cahyadi, dan Bhabinkamtibmas Polsek Padang Guci Hulu, Aipda Oktadin. Kehadiran aparat TNI dan Polri ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menjaga kondusifitas serta mendukung keberlangsungan program pembangunan desa.

Dari sektor kesehatan, Kepala Puskesmas Lungkang Kule, Misi Yudiarti, SKM, yang diwakili oleh staf Puskesmas, Rina Susanti, memberikan penekanan mengenai pentingnya intervensi gizi dan pola asuh anak dalam upaya percepatan penurunan stunting. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan balita di posyandu sebagai langkah pencegahan dini.

Selain itu, Kepala PKB BKKBN Kecamatan Lungkang Kule, Karwan Hadi, juga turut hadir untuk memberikan sosialisasi terkait program keluarga berencana dan peran strategisnya dalam mendukung penurunan stunting. Menurutnya, perencanaan keluarga yang baik akan berdampak positif terhadap kesehatan ibu dan anak.



Tokoh adat dari Badan Musyawarah Adat (BMA) Desa Sukananti, Syafudin, menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah desa. Ia menegaskan bahwa peran adat dan budaya juga dapat menjadi penguat dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat.

Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa (PD-PLD), Elva, turut memberikan arahan teknis terkait penyusunan RKPDes. Ia menekankan agar perencanaan pembangunan desa benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat dan sesuai prioritas, termasuk program pemberdayaan, infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan Rembuk Stunting dan penyusunan RKPDes ini berlangsung dalam suasana partisipatif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta menyampaikan gagasan. Aspirasi yang muncul dari masyarakat diharapkan dapat diakomodir dalam dokumen perencanaan desa tahun 2026.

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Sukananti optimis mampu mewujudkan desa yang lebih maju, sehat, dan sejahtera. Kolaborasi antara perangkat desa, lembaga terkait, aparat keamanan, tenaga kesehatan, tokoh adat, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Lungkang Kule.(ac).
Share:





banner

Arsip Blog